My Book Shelf: Groningen Mom’s Journal

IMG_1975.jpg

Mengawali bulan Februari dengan sebuah buku berjudul “Into The Water” by Paula Hawkins. Ketika saya sedang membaca dipermulaan chapter buku tersebut, ternyata, buku pesanan saya yang berjudul “Groningen Mom’s Journal” yang ditulis oleh teman SMA saya sendiri, yaitu Monika Oktora sudah datang. Dengan melihat cover bukunya saja, mata saya sudah dimanjakan dengan riuhnya pepohonan dan seakan – akan merasakan dinginnya udara disana. Sekilas sempat saya baca bukunya. Saya pun malah tertarik dan makin penasaran dengan karya Monik ini. Alhasil saya pun memilih untuk membaca buku “Groningen Mom’s Journal” terlebih dahulu.

Buku ini menceritakan tentang kehidupan Monik sebagai seorang ibu yang saat itu sedang melanjutkan studi Master di Groningen, ujung utara Belanda. Dimulai dari awal mula Monik memutuskan untuk melanjutkan studinya, dan segala persiapan untuk bersekolah disana, hingga bagaimana Monik yang menjadi perantauan berjuang di negeri orang. Serta menghadapi lika liku kehidupan Monik dan keluarga selama tinggal disana. Sampai akhirnya mereka mampu beradaptasi dengan lingkungannya.

Membaca buku hasil karya Monik seperti membukakan mata saya. Bahwa jangan salah loh, walaupun sudah menjadi seorang istri dan bahkan sudah jadi seorang ibu, tidak membatasi seseorang untuk mengejar mimpinya. Terkadang kita sendiri tidak pernah yakin bisa melakukan sesuatu seperti yang kita impikan. But someone said, “kalau kamu bisa membayangkan diri kamu berada di mimpi itu, berarti kamu bisa mewujudkannya”.

Banyak sekali hal – hal positif dan inspiratif yang bisa saya ambil dari buku ini. Selain itu juga, pengalaman yang dibagikan oleh Monik menjadi pengetahuan baru bagi saya untuk lebih mengenal sisi lain dari belahan dunia di Benua Eropa. Dan Monik berhasil menyuguhkan cerita yang setiap halamannya mampu membuat saya terhanyut di dalamnya. Seperti membayangkan diri saya berada disana.

Di buku ini pun, Monik menceritakan tentang kota Groningen itu sendiri. Terbayangkan sebuah kota kecil bernama Groningen dengan penduduknya sebagian besar berisi pelajar, dan alat transportasi utamanya yang menggunakan sepeda, lalu kehidupan masyarakatnya yang tenang dan kotanya yang indah. Ingin rasanya suatu saat nanti bisa berkunjung kesana.

Bagi saya, buku ini sangat menginspirasi kita sebagai ibu – ibu yang masih muda, jangan pernah lelah untuk belajar dan mengejar mimpi yang dulu pernah kita cita – citakan sejak kecil. Status menikah dan memiliki anak bukanlah menjadi suatu penghalang, melainkan harus kita jadikan sebagai tantangan dalam hidup. Wanna know more about Monik’s and her journey in Europe? Go grab the book!

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s